Project Based Learning Mata Kuliah Jaringan Multimedia: Mahasiswa Sukses Gelar Live Streaming Acara di LPI Hidayatul Ulum Nglegok

Blitar, 20 Juni 2026 – Program Studi Penyuntingan Audio dan Video Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar terus mengimplementasikan pembelajaran yang berorientasi pada pengalaman nyata melalui Project Based Learning (PjBL) pada mata kuliah Jaringan Multimedia. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 Juni 2026, dengan proyek utama berupa penyelenggaraan live streaming pada sebuah acara di LPI Hidayatul Ulum Nglegok, Kabupaten Blitar.

Project Based Learning merupakan metode pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan teori yang telah dipelajari ke dalam proyek nyata. Pada mata kuliah Jaringan Multimedia, mahasiswa dituntut untuk mengintegrasikan kompetensi di bidang jaringan komputer, multimedia, broadcasting, dan manajemen produksi dalam sebuah kegiatan siaran langsung yang melibatkan mitra eksternal.

Selama pelaksanaan proyek, mahasiswa dibimbing secara intensif oleh Rafika Akhsani, M.Kom., Moch. Kholil, S.Kom., M.T., dan Ismanto, S.Pd., M.T. Ketiga dosen pengampu memberikan arahan mulai dari tahap perencanaan, survei lokasi, analisis kebutuhan jaringan, konfigurasi perangkat, pelaksanaan siaran, hingga evaluasi hasil kegiatan. Pendampingan tersebut memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang sistematis sekaligus sesuai dengan standar yang diterapkan di dunia industri.

Rangkaian kegiatan diawali pada 18 Juni 2026 dengan survei lokasi dan koordinasi bersama panitia penyelenggara untuk mengidentifikasi kebutuhan teknis serta menentukan desain sistem live streaming. Selanjutnya, pada 19 Juni 2026, mahasiswa melaksanakan persiapan perangkat, pengujian jaringan internet, instalasi kamera, sistem audio, video switcher, dan encoder untuk memastikan seluruh peralatan berfungsi dengan optimal. Puncak kegiatan berlangsung pada 20 Juni 2026, saat mahasiswa berhasil melaksanakan siaran langsung acara Pentas Seni dalam rangka Anniversary ke-50 Hidayatul Ulum dan 9 Tahun Pondok Pesantren Modern As-Syuja’iyah di LPI Hidayatul Ulum Nglegok, Kabupaten Blitar.

Dalam pelaksanaan proyek, mahasiswa bertanggung jawab terhadap seluruh proses produksi, mulai dari penyusunan alur kerja, pengoperasian kamera, pengelolaan sistem audio, pengaturan video switching, konfigurasi jaringan multimedia, hingga monitoring kualitas siaran secara real time. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai proses kerja dalam industri broadcasting dan media digital.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga mengembangkan keterampilan bekerja dalam tim, komunikasi, manajemen waktu, kepemimpinan, dan penyelesaian masalah (problem solving) yang sangat dibutuhkan di dunia kerja. Pendekatan pembelajaran berbasis proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan industri kreatif dan penyiaran digital.

Sebagai luaran dari kegiatan Project Based Learning, mahasiswa berhasil menghasilkan produk berupa tayangan live streaming yang dipublikasikan melalui YouTube dengan judul “ANNIVERSARY 50 HIDAYATUL ULUM || PENTAS SENI”. Hasil karya tersebut menjadi bukti keberhasilan mahasiswa dalam mengimplementasikan kompetensi mata kuliah Jaringan Multimedia ke dalam proyek nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi dan mitra eksternal.

Melalui implementasi Project Based Learning ini, Program Studi Penyuntingan Audio dan Video Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang adaptif, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan industri. Diharapkan pengalaman belajar berbasis proyek nyata seperti ini mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap berkontribusi di bidang multimedia, broadcasting, serta teknologi jaringan.

Kuliah Tamu Industri: Paradise Academy Content Garage Bekali Mahasiswa Penyuntingan Audio dan Video dengan Praktik Broadcasting

Blitar, 10 Juni 2026 – Program Studi Penyuntingan Audio dan Video Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar menyelenggarakan Kuliah Tamu Industri pada Rabu, 10 Juni 2026, bertempat di lingkungan kampus. Kegiatan ini mengusung tema “Broadcasting: Membangun Konten Kreatif dan Profesional di Era Digital” dengan menghadirkan narasumber dari Paradise Academy Content Garage KEK Singhasari, salah satu institusi yang bergerak di bidang pengembangan talenta industri kreatif dan digital.

Kuliah tamu ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Penyuntingan Audio dan Video sebagai bagian dari upaya memperkuat keterkaitan antara pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia industri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai perkembangan industri broadcasting, proses produksi konten digital, serta kompetensi yang dibutuhkan untuk berkarier di bidang media kreatif.

Dalam sesi materi, tim dari Paradise Academy Content Garage KEK Singhasari menjelaskan berbagai aspek penting dalam dunia broadcasting, mulai dari perencanaan konsep (pre-production), teknik produksi (production), hingga proses penyuntingan dan distribusi konten (post-production). Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai tren industri media digital, strategi membangun personal branding, serta pentingnya kolaborasi dalam menghasilkan konten yang berkualitas.

Tidak hanya mendapatkan materi teori, peserta juga mengikuti praktikum pembuatan mini podcast yang menjadi puncak kegiatan. Mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk merancang konsep, menyusun naskah, mengoperasikan peralatan audio dan video, melakukan proses perekaman, hingga menyunting hasil rekaman menjadi sebuah tayangan podcast sederhana. Praktik ini memberikan pengalaman langsung mengenai alur kerja produksi konten broadcasting sebagaimana diterapkan di industri.

Selama kegiatan berlangsung, tim narasumber memberikan pendampingan dan evaluasi terhadap setiap kelompok. Mahasiswa memperoleh berbagai masukan mengenai teknik berbicara di depan mikrofon, pengaturan audio, komposisi visual, pengoperasian kamera, serta teknik penyuntingan agar menghasilkan konten yang menarik dan profesional.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Diskusi yang aktif dan praktik langsung membuat mahasiswa lebih memahami tantangan sekaligus peluang di dunia broadcasting yang terus berkembang seiring pesatnya kemajuan teknologi digital.

Melalui penyelenggaraan kuliah tamu ini, Program Studi Penyuntingan Audio dan Video berharap mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi teknis maupun kreativitas dalam memproduksi konten digital. Kolaborasi dengan Paradise Academy Content Garage KEK Singhasari juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri sehingga lulusan memiliki keterampilan yang relevan, adaptif, dan siap bersaing di industri kreatif maupun media digital.

Ujian Tugas Akhir Program Studi Penyuntingan Audio dan Video Tahun Akademik Genap 2025/2026 Berlangsung Lancar

Blitar, 21 Mei 2026 – Program Studi Penyuntingan Audio dan Video Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar menyelenggarakan Ujian Tugas Akhir Tahun Akademik Genap 2025/2026 pada Kamis, 21 Mei 2026 di Laboratorium A410. Kegiatan ini merupakan tahapan akhir yang harus ditempuh oleh mahasiswa sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik atas hasil penelitian maupun karya yang telah diselesaikan selama proses penyusunan tugas akhir.

Ujian Tugas Akhir diikuti oleh mahasiswa tingkat akhir Program Studi Penyuntingan Audio dan Video yang telah menyelesaikan proses penyusunan tugas akhir sesuai dengan bidang kompetensi masing-masing. Dalam pelaksanaannya, setiap peserta mempresentasikan hasil penelitian atau karya yang telah dikembangkan di hadapan tim dosen penguji untuk memperoleh penilaian sekaligus masukan penyempurnaan.

Pelaksanaan ujian bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi mahasiswa, baik dari aspek penguasaan teori, kemampuan teknis, maupun keterampilan dalam menghasilkan karya yang sesuai dengan kebutuhan industri kreatif. Selain itu, ujian ini menjadi salah satu syarat akademik bagi mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan pada Program Studi Penyuntingan Audio dan Video.

Kegiatan berlangsung secara bergiliran, diawali dengan presentasi hasil tugas akhir oleh mahasiswa, dilanjutkan dengan demonstrasi karya apabila diperlukan, serta sesi tanya jawab bersama dosen penguji. Pada sesi tersebut, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menjelaskan konsep, proses produksi, metode yang digunakan, hingga hasil yang diperoleh selama pengerjaan tugas akhir. Tim penguji kemudian memberikan evaluasi, kritik, dan saran yang bersifat konstruktif guna meningkatkan kualitas karya yang dihasilkan.

Suasana ujian berlangsung tertib, kondusif, dan penuh semangat akademik. Para mahasiswa menunjukkan kesiapan dalam mempertahankan hasil tugas akhirnya, sementara dosen penguji memberikan penilaian secara objektif berdasarkan kualitas karya, penguasaan materi, kemampuan presentasi, serta ketepatan dalam menjawab pertanyaan.

Melalui pelaksanaan Ujian Tugas Akhir ini, Program Studi Penyuntingan Audio dan Video berharap para lulusan mampu menghasilkan karya yang inovatif, kreatif, dan memiliki daya saing di dunia kerja maupun industri kreatif. Selain menjadi bentuk evaluasi akhir proses pembelajaran, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen program studi dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi di bidang audio dan video.

Seminar Penerapan Kecerdasan Buatan dalam Pembelajaran, BMPS Kota Blitar Dorong Guru Beradaptasi dengan Era Digital

Blitar, 13 Mei 2026 – Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Blitar menyelenggarakan Seminar Penerapan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam Pembelajaran pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan sebagai inovasi pembelajaran yang efektif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi di dunia pendidikan.

Seminar diikuti oleh guru-guru sekolah swasta se-Kota Blitar dan dibuka secara resmi oleh Ketua BMPS Kota Blitar, Dr. H. Syaikhul Munib, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa transformasi digital di bidang pendidikan menuntut para pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI). Menurutnya, AI dapat menjadi sarana pendukung yang membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif tanpa mengurangi peran utama guru sebagai pendidik dan pembimbing peserta didik.

Turut memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Dindin Alinurdin, A.P. Beliau mengapresiasi inisiatif BMPS Kota Blitar dalam menghadirkan seminar yang relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini. Dalam sambutannya, beliau berharap para guru mampu memanfaatkan teknologi AI secara bijaksana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, mempercepat penyusunan perangkat ajar, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi peserta didik.

Seminar menghadirkan Moch. Kholil, S.Kom., M.T., dosen Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, beliau menjelaskan perkembangan teknologi Artificial Intelligence yang kini telah menjadi bagian dari berbagai sektor, termasuk pendidikan. Guru tidak lagi hanya dituntut mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami cara mengintegrasikan AI secara efektif untuk mendukung proses pembelajaran.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan konsep Artificial Intelligence, pemanfaatan berbagai platform AI untuk dunia pendidikan, teknik menyusun prompt yang efektif, serta praktik penggunaan AI dalam menyusun modul ajar, bahan presentasi, media pembelajaran, soal evaluasi, hingga pembuatan konten pembelajaran yang interaktif. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai etika penggunaan AI, pentingnya melakukan validasi terhadap informasi yang dihasilkan, serta menjaga integritas akademik dalam setiap proses pembelajaran.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi, demonstrasi penggunaan berbagai aplikasi AI, praktik langsung, dan diskusi bersama peserta. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi tanya jawab maupun praktik, di mana para guru mencoba memanfaatkan berbagai platform AI untuk mengembangkan perangkat pembelajaran sesuai mata pelajaran yang diampu.

Melalui seminar ini, BMPS Kota Blitar berharap para guru semakin siap menghadapi tantangan transformasi digital di dunia pendidikan. Pemanfaatan kecerdasan buatan diharapkan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran, memperkaya inovasi media ajar, serta mendukung terciptanya proses belajar yang lebih kreatif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara BMPS Kota Blitar, Dinas Pendidikan Kota Blitar, dan perguruan tinggi dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi yang bertanggung jawab.

Ujian Proposal Tugas Akhir Prodi Penyuntingan Audio dan Video TA. 2025/2026 Digelar di Lab A410

Program Studi Penyuntingan Audio dan Video menyelenggarakan kegiatan Ujian Proposal Tugas Akhir Tahun Akademik Genap 2025/2026 yang bertempat di Lab. A410 pada Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini merupakan tahapan penting bagi mahasiswa sebelum melanjutkan ke proses pengerjaan tugas akhir.

Ujian proposal ini diikuti oleh mahasiswa tingkat akhir dengan total 11 judul Tugas Akhir yang diuji di hadapan dosen penguji. Setiap mahasiswa mempresentasikan rencana karya dan konsep yang akan dikembangkan, khususnya dalam bidang penyuntingan audio dan video.

Kegiatan ini bertujuan untuk menilai kelayakan ide, konsep, serta metode yang akan digunakan oleh mahasiswa dalam pengerjaan tugas akhir. Selain itu, ujian ini juga menjadi sarana evaluasi awal guna memastikan bahwa setiap proyek yang diajukan memiliki nilai akademik dan relevansi dengan bidang keilmuan yang ditekuni.

Pelaksanaan ujian dilakukan secara bergiliran, di mana setiap peserta diberikan waktu untuk mempresentasikan proposalnya, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan masukan dari dosen penguji. Proses ini berlangsung secara interaktif dan konstruktif untuk membantu mahasiswa menyempurnakan rencana tugas akhirnya.

Para dosen penguji memberikan berbagai saran dan arahan, baik dari segi teknis produksi, konsep kreatif, maupun aspek akademik. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hasil akhir karya mahasiswa nantinya.

Melalui kegiatan Ujian Proposal Tugas Akhir ini, Program Studi Penyuntingan Audio dan Video berharap seluruh mahasiswa dapat menghasilkan karya yang inovatif, berkualitas, serta mampu bersaing di dunia industri kreatif, khususnya di bidang audio dan video.

Pelatihan Pembuatan Website Menggunakan Blog Tingkatkan Literasi Digital Tenaga Pendidik di Kota Blitar

Blitar, 4 Maret 2026 – Dinas Pendidikan Kota Blitar menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Website Menggunakan Blog yang bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kota Blitar pada Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan literasi digital bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan agar mampu memanfaatkan teknologi informasi sebagai media publikasi dan pembelajaran.

Kegiatan pelatihan ini menghadirkan narasumber Moch. Kholil, S.Kom., M.T. dan Heri Priya Waspada, M.T, yang berasal dari Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar, serta didampingi oleh dua mahasiswa sebagai asisten dalam pelaksanaan praktik pembuatan website.

Pelatihan ini diikuti oleh para tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan Kota Blitar. Para peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan website berbasis blog, cara membuat akun blog, pengaturan tampilan website, hingga teknik menulis dan mempublikasikan konten pada website sekolah.

Dalam pemaparannya, Moch. Kholil menjelaskan bahwa penggunaan blog sebagai website sekolah merupakan solusi yang mudah, praktis, dan efektif untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Melalui website, sekolah dapat mempublikasikan berbagai kegiatan, prestasi siswa, serta informasi penting lainnya secara cepat dan luas.

Sementara itu, Heri Priya Waspada menambahkan bahwa kemampuan mengelola website menjadi salah satu keterampilan penting bagi tenaga pendidik di era digital saat ini. Dengan adanya website, sekolah dapat meningkatkan transparansi informasi serta memperkuat komunikasi dengan masyarakat.

Pelatihan dilaksanakan dengan metode pemaparan materi dan praktik langsung, sehingga peserta dapat langsung mencoba membuat dan mengelola website blog masing-masing dengan pendampingan dari narasumber dan mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kota Blitar berharap para peserta mampu mengembangkan dan mengelola website sekolah secara mandiri sehingga dapat mendukung optimalisasi publikasi kegiatan pendidikan serta pembelajaran berbasis digital di lingkungan sekolah masing-masing.

AKN Putra Sang Fajar Blitar Dukung Transformasi Digital Guru Lewat Pelatihan Koding dan AI Bersama BMPS Kota Blitar

Blitar – Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Blitar menggelar kegiatan Pelatihan Berbasis IT dengan tema “Pembelajaran Abad 21 yang Menyenangkan melalui Pengembangan Koding dan Kecerdasan Artifisial” pada 8 November 2025. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua BMPS Kota Blitar, Dr. H. Syaikhul Munib, M.Ag, dan dihadiri oleh ratusan peserta dari satuan pendidikan PAUD/TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK Swasta se-Kota Blitar.

Kegiatan yang berlangsung di Kota Blitar ini bertujuan meningkatkan kompetensi pendidik dalam menerapkan teknologi digital, khususnya koding dan kecerdasan artifisial (AI) sebagai bagian dari tuntutan pembelajaran abad 21.

Acara dibuka oleh Ketua BMPS Kota Blitar, Dr. H. Syaikhul Munib, M.Ag, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya pendidik untuk terus mengembangkan literasi digital.

“Guru harus adaptif terhadap teknologi. Koding dan AI bukan lagi hal yang jauh dari pembelajaran, melainkan kompetensi yang harus dikenalkan sejak dini,” ujarnya.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari:

  • Sekretaris Daerah Kota Blitar, Priyo Suhartono, S.Sos., M.Si,

  • Kepala Kemenag Kota Blitar, Mohammad Kanzul Fathon, S.Ag., M.Pd.I, dan

  • Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Dindin Alinurdin, A.P.

Dalam sambutannya, para pejabat menekankan pentingnya transformasi digital dalam dunia pendidikan serta kolaborasi antara pemerintah dan penyelenggara pendidikan swasta dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Acara inti pelatihan menghadirkan Moch. Kholil, S.Kom., M.T., seorang praktisi dan akademisi IT dari AKN Putra Sang Fajar Blitar, sebagai narasumber.

Dalam sesi materinya, Kholil membahas:

  • Konsep pembelajaran abad 21 dan kompetensi 4C (Critical thinking, Creativity, Collaboration, Communication)

  • Implementasi koding untuk pembelajaran kreatif berbasis proyek

  • Pemanfaatan Generative AI dalam perencanaan pembelajaran dan kegiatan kelas

  • Contoh aplikasi AI dan koding yang dapat diterapkan pendidik dari PAUD hingga SMA/SMK

Peserta terlihat antusias mengikuti demonstrasi langsung penggunaan aplikasi koding sederhana dan contoh penerapan kecerdasan artifisial untuk mendukung pembelajaran interaktif.

“Teknologi harus dimanfaatkan untuk menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan. Guru dapat memulai dari hal sederhana seperti koding visual dan peralatan AI yang mudah digunakan,” jelas Moch. Kholil dalam pemaparannya.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan praktik pandu sehingga peserta dapat langsung mencoba teknologi yang diperkenalkan.

Dosen AKN Putra Sang Fajar Blitar Jadi Narasumber Pelatihan Skema Sertifikasi Junior Networking di SMKN 1 Doko

Blitar – Dua dosen dari Akademi Komunitas Negeri (AKN) Putra Sang Fajar Blitar, yakni Moch. Kholil, S.Kom., M.T. dari Program Studi Penyuntingan Audio dan Video (PAV) dan Dona Wahyudi, S.Kom., M.Tr.T. dari Program Studi Administrasi Sistem Jaringan Komputer (ASJK), menjadi narasumber dalam Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMKN 1 Doko, Kabupaten Blitar, pada 7 November 2025.

Pelatihan ini berfokus pada penguatan kompetensi guru melalui Skema Sertifikasi Junior Networking yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis guru TKJ agar selaras dengan standar industri dan kebutuhan dunia kerja.

Pada kegiatan tersebut, Moch. Kholil, S.Kom., M.T. membawakan tiga unit kompetensi dasar pada Skema Sertifikasi Junior Networking, yaitu:

  1. Menyiapkan Kabel Jaringan

  2. Memasang Kabel Jaringan

  3. Memasang Jaringan Nirkabel

Materi yang disampaikan menekankan kemampuan teknis dalam menyiapkan peralatan jaringan, teknik pembuatan kabel yang benar, pengujian konektivitas, hingga pemasangan dan konfigurasi dasar perangkat nirkabel.

Sementara itu, Dona Wahyudi, S.Kom., M.Tr.T. menyampaikan tiga unit kompetensi lanjutan, yaitu:

  1. Memasang Perangkat Jaringan ke dalam Sistem Jaringan

  2. Melakukan Restore Sistem Operasi

  3. Melakukan Backup Data dan Sistem

Materi ini mencakup pemahaman integrasi perangkat jaringan dalam lingkungan kerja, pemulihan sistem untuk menjaga kontinuitas layanan, serta strategi pencadangan data yang sesuai standar industri.

“Skema Junior Networking ini sangat relevan bagi guru TKJ agar dapat mengajarkan kompetensi sesuai standar nasional dan kebutuhan industri,” ujar Moch. Kholil.

Sementara itu, Dona Wahyudi menegaskan pentingnya kemampuan teknis ini dalam mendukung pembelajaran berbasis praktik.

“Dengan memahami setiap unit kompetensi, guru dapat menyusun pembelajaran yang lebih terarah dan sesuai dengan tuntutan dunia kerja,” jelasnya.

Pihak SMKN 1 Doko memberikan apresiasi atas kontribusi para dosen AKN Putra Sang Fajar Blitar dalam meningkatkan kemampuan guru kejuruan. Pelatihan diakhiri dengan sesi praktik lapangan serta diskusi teknis untuk memperdalam pemahaman peserta.

Dosen AKN Putra Sang Fajar Blitar Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi di LSP TIK Surabaya

Surabaya – Dua dosen dari Program Studi Penyuntingan Audio dan Video di Akademi Komunitas Negeri (AKN) Putra Sang Fajar Blitar, yakni Moch. Kholil, S.Kom., M.T. dan Ismanto, S.Pd., M.T., mengikuti kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Dosen yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi (LSP TIK) Surabaya pada 16 hingga 19 September 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kompetensi dosen vokasi yang didanai oleh Direktorat Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Sumber Daya Dikti). Tujuan dari program ini adalah untuk memperkuat keahlian dosen dalam bidang keilmuan dan profesionalisme sesuai dengan standar industri.

Dalam kegiatan tersebut, Moch. Kholil, S.Kom., M.T. mengikuti sertifikasi dengan skema Networking, sementara Ismanto, S.Pd., M.T. mengikuti sertifikasi dengan skema Modeling Fotografi. Keduanya menjalani proses pelatihan intensif dan uji kompetensi yang melibatkan asesmen praktik langsung, wawancara, serta penilaian berbasis portofolio sesuai standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Menurut Moch. Kholil, kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi dosen vokasi dalam mengembangkan keahlian teknis dan profesional.

“Pelatihan dan sertifikasi ini sangat penting untuk memastikan dosen memiliki kompetensi terkini yang relevan dengan kebutuhan industri, sehingga proses pembelajaran di kampus dapat terus menyesuaikan dengan perkembangan teknologi,” ujarnya.

Sementara itu, Ismanto, S.Pd., M.T. menambahkan bahwa pengalaman langsung dalam kegiatan sertifikasi memberikan wawasan praktis mengenai penerapan standar kerja industri di bidang multimedia dan teknologi digital.

“Selain meningkatkan kompetensi pribadi, kegiatan ini juga menjadi bekal untuk mentransfer pengalaman industri kepada mahasiswa, agar mereka siap bersaing di dunia kerja,” tuturnya.

Dengan keikutsertaan dua dosen tersebut, AKN Putra Sang Fajar Blitar terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong dosen-dosen vokasi untuk meningkatkan kompetensi dan memperoleh pengakuan profesional sesuai standar industri nasional. Program ini juga diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu pembelajaran berbasis praktik dan proyek di lingkungan kampus.