Blitar, 20 Juni 2026 – Program Studi Penyuntingan Audio dan Video Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar terus mengimplementasikan pembelajaran yang berorientasi pada pengalaman nyata melalui Project Based Learning (PjBL) pada mata kuliah Jaringan Multimedia. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 Juni 2026, dengan proyek utama berupa penyelenggaraan live streaming pada sebuah acara di LPI Hidayatul Ulum Nglegok, Kabupaten Blitar.

Project Based Learning merupakan metode pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan teori yang telah dipelajari ke dalam proyek nyata. Pada mata kuliah Jaringan Multimedia, mahasiswa dituntut untuk mengintegrasikan kompetensi di bidang jaringan komputer, multimedia, broadcasting, dan manajemen produksi dalam sebuah kegiatan siaran langsung yang melibatkan mitra eksternal.

Selama pelaksanaan proyek, mahasiswa dibimbing secara intensif oleh Rafika Akhsani, M.Kom., Moch. Kholil, S.Kom., M.T., dan Ismanto, S.Pd., M.T. Ketiga dosen pengampu memberikan arahan mulai dari tahap perencanaan, survei lokasi, analisis kebutuhan jaringan, konfigurasi perangkat, pelaksanaan siaran, hingga evaluasi hasil kegiatan. Pendampingan tersebut memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang sistematis sekaligus sesuai dengan standar yang diterapkan di dunia industri.

Rangkaian kegiatan diawali pada 18 Juni 2026 dengan survei lokasi dan koordinasi bersama panitia penyelenggara untuk mengidentifikasi kebutuhan teknis serta menentukan desain sistem live streaming. Selanjutnya, pada 19 Juni 2026, mahasiswa melaksanakan persiapan perangkat, pengujian jaringan internet, instalasi kamera, sistem audio, video switcher, dan encoder untuk memastikan seluruh peralatan berfungsi dengan optimal. Puncak kegiatan berlangsung pada 20 Juni 2026, saat mahasiswa berhasil melaksanakan siaran langsung acara Pentas Seni dalam rangka Anniversary ke-50 Hidayatul Ulum dan 9 Tahun Pondok Pesantren Modern As-Syuja’iyah di LPI Hidayatul Ulum Nglegok, Kabupaten Blitar.

Dalam pelaksanaan proyek, mahasiswa bertanggung jawab terhadap seluruh proses produksi, mulai dari penyusunan alur kerja, pengoperasian kamera, pengelolaan sistem audio, pengaturan video switching, konfigurasi jaringan multimedia, hingga monitoring kualitas siaran secara real time. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai proses kerja dalam industri broadcasting dan media digital.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga mengembangkan keterampilan bekerja dalam tim, komunikasi, manajemen waktu, kepemimpinan, dan penyelesaian masalah (problem solving) yang sangat dibutuhkan di dunia kerja. Pendekatan pembelajaran berbasis proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan industri kreatif dan penyiaran digital.

Sebagai luaran dari kegiatan Project Based Learning, mahasiswa berhasil menghasilkan produk berupa tayangan live streaming yang dipublikasikan melalui YouTube dengan judul “ANNIVERSARY 50 HIDAYATUL ULUM || PENTAS SENI”. Hasil karya tersebut menjadi bukti keberhasilan mahasiswa dalam mengimplementasikan kompetensi mata kuliah Jaringan Multimedia ke dalam proyek nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi dan mitra eksternal.

Melalui implementasi Project Based Learning ini, Program Studi Penyuntingan Audio dan Video Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang adaptif, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan industri. Diharapkan pengalaman belajar berbasis proyek nyata seperti ini mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap berkontribusi di bidang multimedia, broadcasting, serta teknologi jaringan.

Project Based Learning Mata Kuliah Jaringan Multimedia: Mahasiswa Sukses Gelar Live Streaming Acara di LPI Hidayatul Ulum Nglegok

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *